Standard Post

Cak Imin Minta Kader PKB Dewasa Sikapi Perbedaan


Jakarta - Maraknya aksi sweeping menjelang Ramadhan oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan serta potensi perbedaan awal Ramadhan 1433 H menyita perhatian Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Pria yang akrab dipanggil Cak Imin itu mewanti-wanti para kader PKB dan rakyat Indonesia pada umumnya, senantiasa menghargai perbedaan dan tidak ikut-ikutan melakukan aksi kekerasan. Biasanya kekerasan yang timbul di tengah masyarakat dipicu sikap Ormas yang arogan serta ketegangan antar kelompok sebelum hasil sidang itsbat diumumkan ke tengah publik.

“Memasuki Ramadhan kali ini, kita hendaknya menunggu keputusan dari pemerintah dan kita juga wajib menghargai apa yang dipercayai oleh sejumlah ormas Islam lainnya. Yang jelas ahlusunah wal jamaah mengikuti aturan dan tradisi yang ada dan tidak melakukan tindakan kekerasan apa pun,” ujarnya dalam acara Mujahadah di kediamannya, Jalan Widya Candra IV No 21 Jakarta Selatan, Rabu (18/07/2012) malam.

Mujahadah yang diisi dengan istighosah, pembacaan tahlil, dan tausiyah ini dihadiri sejumlah petinggi PKB, pengurus badan otonom PKB serta para nahdliyin. Diantaranya, KH Subhan, KH Ghofur, Ketua Dewan Syuro DPW Jawa Tengah KH Munif Zuhri, dan sejumlah pejabat Kemenakertrans.

KH Munif Zuhri yang didapuk memimpin acara, dalam kata sambutannya mengutarakan, Mujahadah hendaknya bisa menghasilkan solusi berbagai persoalan bangsa dan negara.

Selain itu, doa bersama ini juga diharapkan bisa membuat PKB berjaya pada Pemilu 2014 mendatang. “Selain itu, PKB dapat semakin solid dan menjadi partai yang selalu diterima oleh masyarakat dan selalu bekerja untuk rakyat,” harapnya.

Sementara itu, Muhaimin Iskandar selaku tuan rumah berjanji akan menggelar Mujahadah secara rutin untuk membersihkan diri dari kemaksiatan. Mujahadah, menurut dia, juga sebagai bentuk pelestarian tradisi NU dan upaya memperkokoh tali silaturahim.

“Acara seperti ini akan diadakan rutin untuk mensucikan tubuh dari kemaksiatan, seperti apa yang sudah dilaksanakan di kantor (DPP PKB). Dan di Ramadhan kali ini apa yang jadi keinginan kita bersama akan terkabul," ujarnya. Acara Mujahadah lantas ditutup dengan doa bersama yang dibacakan KH Munif Zuhri. (lie)