Standard Post

Cak Imin Disambut Meriah di Pesantren Lirboyo


Jakarta - Kampanye nasional Partai Kebangkitan Bangsa di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, tidak saja disambut antusias oleh keluarga besar pesantren salaf tersebut. Doa serta keikutsertaan para pengasuh ponpes menandai kembalinya politisi berlandaskan ahlussunah wal jamaah tersebut ke rumah kaum Nahdliyin.

"PKB sebagai satu-satunya parpol berlandaskan aswaja menjadi benar-benar partai NU saat berkampanye di Lirboyo. Maka, kami siap diamanahi untuk memimpin NKRI karena PKB meneruskan perjuangan para kiai," ujar Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar di hadapan 10 ribu kadernya di Aula Ponpes Lirboyo, Minggu (23/3/2014).

Sambutan yang luar biasa memang dirasakan Cak Imin saat pertama kali menginjakkan kakinya di Lirboyo. Sekaligus membuka lembaran sejarah bahwa dukungan para kiai pada PKB telah termaktub dalam rekomendasi Muktamar NU di Lirboyo medio tahun 1999 silam.

Saat itu, urai Cak Imin, para kiai merekomendasikan PKB harus dibesarkan sepenuh hati oleh warga Nahdliyin sendiri sebagai wadah untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Hasil itu kemudian diwujudkan dalam bentuk komitmen Green Party dengan mengawal kebijakan pemerintah yang digulirkan dengan prinsip aswaja.

"Dukungan dari para kiai, saya harapkan bisa membuat PKB menang mutlak di Jawa Timur karena berdasarkan survei independen secara nasional, PKB bisa meraup 11,6 persen suara. Para caleg harus lebih giat dan kerja keras mewujudkan itu," ujar Cak Imin.

Harapan berupa doa juga terlihat dari istighosah yang dipimpin pengasuh Ponpes Lirboyo, Kediri KH Abdullah serta pengajian politik oleh Ketua Dewan Syuro DPP PKB Azis Mansyur. Hadir pula Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar serta para caleg PKB DPR RI dari Dapil VI Jawa Timur seperti Zainul Munasichin, Chusainuddin, Anggia Ermarini, dan KH An`im Falahuddin Mahrus.

Kiai Azis meyakini, warga Nahdliyin sangat mempercayai PKB mampu menjadi wadah aspirasi politiknya. Lantaran selama ini bukan hanya janji-janji semata yang ditawarkan, tapi juga sudah terbukti."PKB lahir dan berkembang sebagai parpol tanpa money politics, PKB partai terbuka, dan siapapun bisa masuk jadi simpatisan. Disinilah terlihat PKB sebagai partai yang dapat menguasai semua golongan," jelas Kiai Azis.

Kedekatan PKB dengan seluruh unsur masyarakat tadi terbukti dengan partisipasi para keluarga besar ponpes menjadi calon legislator. Di Lirboyo saja, tercatat Gus An`im maju untuk merebut kursi DPR RI. Sedangkan anggota keluarga lainnya yang menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Kediri Abdul Muid Sohib mencalonkan diri sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Kediri.