Standard Post

Butuh Strategi Khusus untuk Tekan Angka Golput


Jakarta - Jelang pesta demokrasi lima tahunan, setiap komponen politik Indonesia perlu mempersiapkan strategi yang matang untuk meyakinkan para calon pemilih. Dengan demikian angka golput bisa ditekan.

“Setiap suara yang diberikan dalam Pemilu 2014 mendatang sangatlah berharga, karena akan membawa dampak di setiap kebijakan negara kedepannya. Dalam hal ini partai politik juga memiliki peran penting untuk terus dapat memperbaiki diri, agar rakyat semakin respek dan percaya pada parpol agar partisipasi politik rakyat tetap terjaga dengan baik,” ujar Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Ja`far, Jumat (3/1/2014).

Persiapan tersebut, menurut Marwan, dilakukan oleh setiap para pelaku politik baik lokal maupun nasional melalui kiat-kiat dan juga strategi politik secara khusus. Ketua Fraksi PKB DPR RI ini mencermati, bukan hanya strategi jitu saja yang diperlukan. Tapi, memerlukan adanya kedewasaan dalam berpolitik.

“Politik di sini, adalah politik yang tidak menghalalkan segala cara, yakni politik yang santun dan bermartabat,” ujar Ketua Dewan Penasehat Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) ini.

Marwan Ja’far mengingatkan kepada masyarakat untuk bersiap-siap menghadapi masa-masa yang penuh gejolak. Jangan sampai gejolak ini mempengaruhi tingkat partisipasi politik pada Pemilu 2014.

“Diawal tahun 2014 yang merupakan tahun politik, banyak para pelaku politik baik lokal maupun nasional yang mulai meluncurkan kiat-kiat dan juga strategi politiknya secara khusus, guna mencuri perhatian masyarakat,” ungkapnya.

Dijelaskan oleh Marwan terkait siapa saja pelaku politik nasional, di antaranya yakni partai politik, beserta para calon anggota legislatif, dan juga bakal calon presidennya.

“Mereka semua itu, memiliki satu tujuan yang sama, yakni berusaha untuk lolos dari lubang jarum Pemilu 2014 mendatang,” jelas Marwan.