Almarhum KH Syakir Berpesan Jaga Muhaimin & Menangkan PKB
Jakarta - Berpulangnya Ketua Dewan Syura DPW PKB Sulawesi Tengah, KH Syakir Hubaib ke Rahmatullah meninggalkan kesan yang mendalam bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa, khususnya di Sulteng.
Sebelum wafat beliau berpesan kepada seluruh pengurus dan kader PKB untuk tetap semangat dan istiqomah berjuang demi kemaslahatan bangsa. Hal ini diungkap Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, M Andi Muawiyah Ramly, Selasa (25/12/2012).
"Atas nama DPP PKB, saya sampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya kiai yang kharismatik, yang mencintai PKB dengan tak mengenal ujung. Kita kehilangan seorang sosok pejuang yang tidak mengenal letih melakukan dakwah dan kerja keras membesarkan partai," tutur politisi yang akrab disapa Abang Andi.
Kepada awak media www.dpp.pkb.or.id, Bang Andi pun tak sungkan berbagi pesan yang disampaikan almarhum Kiai Syakir Hubaib sebelum meninggal dunia.
"Terakhir Abang berunjung bersama Kiai Ghofur Ali mengunjungi beliau paska operasi, beliau berpesan agar menjaga Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan menangkan PKB pada Pemilu 2014 mendatang, komitmen dan kecintaannya pada PKB seperti tak mengenal ujung, sikap seperti ini yang patut diteladani oleh seluruh kader PKB," papar Bang Andi.
Almarhum Kiai Syakir Hubaib dikalangan DPP PKB selain dikenal memiliki komitmen tinggi ke partai juga dikenal piawai membawakan syair Maulid Ad-Diba yang dihafalnya. Almarhum semasa hidupnya nyaris tak pernah absen disetiap acara yang diselenggarakan DPP PKB, beliau selalu duduk dibaris terdepan dan membawakan syair Maulid Ad-Diba` sebelum rangkaian acara dimulai.
"Kami akan sangat merindukan kesyahduannya membawakan rangkaian Sholawat Maulid Ad-diba` yang kerap dialunkannya hampir disetiap acara yang dihadirinya. Kalau almarhum sudah memegang microphone dan membawakan alunan Sholawat Maulid Ad-Diba`, hadirin terperangah dan mengikuti sholawat yang dialunkannnya," kenang Bang Andi.
KH Syakir Hubaib adalah Ketua Dewan Syura DPW PKB Sulawesi Tengah, beliau wafat di Pondok Pesantren Kabeloa, Al-Khairat, di Desa Peunu, Kabupaten Sigi sekira pukul 20:00 WIT. Sebelum meninggal, beliau sempat berkali-kali ke Jakarta untuk melakukan operasi jantung.
Almarhum Kiai Syakir Hubaib dikenal istiqomah berjuang bersama Partai Kebangkitan Bangsa. Bahkan sebelum kematiannya, Kiai Syakir sempat mengundang sejumah pengurus DPW PKB Sulteng untuk membicarakan agenda Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) yang rencananya diselenggarakan pada 26 Desember 2012 mendatang.
Sebelum bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa, KH Syakir Hubaib banyak menerima tawaran dari partai lain, namun dirinya lebih memilih bergabung dengan partai yang didirikan Nadhlatul Ulama pada 2006 atas ajakan almarhum Kiai Murtadho Balada, Ketua Dewan Syura yang juga deklator PKB Sulteng. (rif)







TERKAIT