Gubernur Jabar Diminta Tak Buat Kegaduhan Baru
JAKARTA, PKBNews - GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil diminta tak membuat kegaduhan baru dengan diksi saling menyalahkan soal kerumunan Riziq Shihab. Apalagi, materi yang dilempar adalah materi yang telah lalu.
"Esensinya buang kang RK, jangan buat kegaduhan baru dengan diksi saling menyalahkan, apalagi melempar opini barang yang sudah lewat," kata Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Cucun Ahmad Syamsurijal, kemarin.
Menurut Cucun, harusnya semua pemangku negara bersatu menangangani permasalahan bangsa dalam masa pandemi ini.
"Seluruh pemangku negara harus ikut tangani pandemi dan permasalahan bangsa, stabilitas keamanan dan ketertiban merupkan wibawa negara. Solid, saling menopang selesaikan permesalahan bangsa," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta agar Menko Polhukam Mahfud Md turut bertanggung jawab terkait kekisruhan kerumunan usai Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.
Menurutnya, kekisruhan kerumanan tersebut berawal dari pernyataan Mahfud Md.
"Izinkan saya beropini secara pribadi terhadap rentetan acara hari ini. Pertama menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud, dimana penjemputan HRS ini diizinkan," kata Ridwan.







TERKAIT
-