Standard Post

Faisol: Tak Perlu Dorong Reshuffle


JAKARTA, PKBNews - PASCA dua menteri kabinet Indonesia Maju digulung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), isu reshuffle terus didorong pihak-pihak tertentu. Mereka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reshuffle kabinet. Melihat hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bidang Olahraga, Kesenaian dan Milenial, Faisol Riza meminta agar pihak-pihak tertentu tidak perlu mendorong reshuffle.

"Tidak usah dorong-dorong reshuffle," katanya, kemarin.

Menurut Faisol, berkaca pada priode sebelumnya, Presiden Jokowi secara reguler melakukan evaluasi, dan pasti Jokowi akan menentukan langkah-langkah terbaik bagi bangsa ini.

Faisol yang juga Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu menegaskan, partainya fokus mendukung langkah yang diambil Jokowi. Dia meyakini Jokowi dapat membalikkan keadaan untuk kembali pulih.

"PKB fokus mendukung langkah-langkah Pak Jokowi memanfaatkan suasana Covid ini untuk membalikkan keadaan, membangun kembali perekonomian kita yang sempat turun tajam," ucapnya.

Dia menambahkan, "Kita gunakan semua kekuatan agar tahun depan kita termasuk sedikit negara yang bangkit paling cepat setelah badai pandemi. Makanya kita ikut serta mendukung pemerintah menyiapkan vaksinasi seluruh rakyat Indonesia. Saya yakin visi kuat Pak Jokowi akan menggerakkan semua potensi bangsa."

Diketahui, pada 24 November Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap dan menjadi tersangka kasus suap benih lobster. Sementara itu, Sabtu (5/12/2020) dini hari KPK kembali menetapkan Menteri Sosial Juliari Batubara menjadi tersangka kasus suap terkait bansos Covid-19.

 

TERKAIT

    -