Standard Post

Hindari Klaster Baru Covid, PKB Sarankan Kepulangan HRS Tak Perlu Ada Keramaian


JAKARTA, PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bidang SDA dan SDE, Daniel Johan berharap tidak ada keramaian saat kepulangan Habib Rizieq Syihab (HRS). Pasalnya, keramaian akan akan membuat kluster baru penyebaran Covid-19.

"Sementara jangan dulu ramai-ramai, kasihan nanti para pendukungnya bila menjadi klaster. Karena, kalau sudah kumpul ramai, sulit jalankan protokol COVID. sambutannya melalui virtual saja," katanya, kemarin.

Daniel yakin kepulangan Rizieq dapat membuat suasana di Indonesia semakin damai dan rukun. Ia tidak ingin suasana dalam negeri tak kondusif.

"Kita tentu berharap siapa pun ikut menjadi kekuatan yang membawa suasana semakin damai dan rukun. Masa makin kacau, nanti malah bawa kemunduran, dong," ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPP PKB Marwan Dasopang menilai rencana pendukung Rizieq yang ingin menyambut kedatangan HRS tidak mendesak. Terlebih, pandemi COVID-19 di Tanah Air belum reda.

"Urgensi disambut ramai-ramai tidak ada, sekarang wabah pandemi COVID-19 masih belum reda," kata Marwan.

Legislator di Senayan ini khawatir akan timbul klaster penyebaran COVID-19 dalam penyambutan itu. Ia pun meminta aparat penegak hukum tegas. Apa maksudnya? Simak di halaman selanjutnya.

"Sangat dikhawatirkan muncul klaster baru penyebaran. Karena itu, aparat keamanan harus bertindak tegas membatasi kerumunan massa," ucapnya.
Diketahui, Habib Rizieq Syihab mengatakan dirinya dan keluarganya akan pulang dari Arab Saudi ke Indonesia. Rizieq akan tiba di Indonesia pada 10 November 2020.

"Insyaallah saya dan keluarga, insyaallah hari Senin tanggal 9 November 2020 jam 19.30 waktu Saudi, akan terbang dari bandara Kota Jeddah dengan pesawat Saudia," kata Rizieq.

 

TERKAIT

    -