DPW PKB Jatim Salurkan 287.500 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid 19
SURABAYA, PKBNews - SEDIKITNYA 287.500 paket sembako dibagikan Dewan Pengurs Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur (Jatim) kepada masyarakat terdampak Covid 19. Bantuan tersebut didistribusikan DPW PKB Jatim ke Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten/kota se-Jatim.
Menurut Ketua Satgas Penanganan Covid 19 DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi, bantuan tersebut hasil gotong royong kader PKB. Di antaranya Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI), DPW PKB Jatim serta anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota yang ada di Jatim.
"Total seluruhnya terkumpul 287.500 paket sembako. Sembako ini didistribusikan ke 38 kab/kota melalui DPC PKB setempat dan di daerah pemilihan masing-masing untuk sembako yang berasal dari legislator PKB," ujarnya, Sabtu (16/5/2020).
Ketua Fraksi PKB (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim itu berkata, pembagian sembako dilakukan berdasarkan klasifikasi. Klasifikasi pertama yakni secara kelembagaan organisasi dengan jumlah 50 ribu. Klasifikasi kedua berasal dari bantuan kader legislatif PKB yang menjadi Anggota DPR RI, DPRD Jatim dan DPRD Kab/Kota.
"Jadi untuk legislatif punya kewajiban sesuai dapilnya. Akan tetapi kami mohon dimaklumi bila di dapil tertentu terdapat foto kami (legislator) karena berasal dari uang pribadi bukan APBD," ucap Fauzan.
Fauzan berkata, dari 287.500 paket sembako di antaranya 40 ribu paket berasal dari bantuan Gus AMI. Kemudian 10 ribu paket dari DPW PKB Jatim. Selanjutnya, dari 25 Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim berjumlah 37.500 paket.
"Dari FPKB Jatim, satu anggota bergotong royong 1.500 paket sembako. Ada juga dari gotong royong Anggota DPR RI sebanyak 38 ribu paket sembako serta dari Anggota DPRD Kab/Kota Fraksi PKB yang ada di Jatim sebanyak 162 ribu paket sembako," terangnya.
Untuk distribusi bantuan, lanjut Fauzan akan dilewatkan melalui DPC PKB Kab/Kota. Lalu kader membagikannya kepada warga terdampak. Secara khusus, bantuan PKB akan diberikan kepada nahdiyyin yang menjadi guru mengaji, kyai di kampung, marbot masjid dan tentunya masyarakat tidak mampu lainnya yang belum tercover bantuan pemerintah. Selain itu, di Malang dan Jombang, PKB Jatim akan memberi bantuan kepada keluarga penyandang disabilitas.
PKB Jatim juga memiliki gerakan `Menyapa Tetangga` dengan memberikan sembako kepada warga sekitar. Uniknya, PKB Jatim menaruh sembako di pagar Kantor DPW PKB Jatim.
"Di pagar depan kantor kita gantungkan sembako memang dalam jumlah terbatas, Insya Allah sampai Idul Fitri dan pandemi Covid 19 berakhir. Ada 100 pax sembako tiap harinya, dan warga sekitar dipersilahkan mengambil dengan bijak tetapi tetap dengan protokol kesehatan serta mengambil secukupnya. Ini bukti komitmen kami untuk membantu masyarakat saat pandemi. Gerakan "Menyapa Tetangga" sudah berjalan selama 2 minggu dalam bulan suci Ramadhan 1441 H ini," terangnya.
Selain distribusi sembako, DPW PKB Jatim juga membagikan sebanyak 76 ribu botol handsanitizer ke 38 kab/kota. Lalu ada masker kain sebanyak 380.000 ke 38 kab/kota. Ada juga bantuan baju hazmat sebanyak 500 pcs untuk tenaga medis dan beberapa RS NU yang ada di Jatim.
"Sebelumnya saya juga memberi bantuan berupa 1.000 sarung, 500 baju taqwa dan 1.000 mukenah kepada guru madrasah di Dapil saya (Tuban-Bojonegoro)," kata Fauzan.
Sementara Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah mengatakan kegiatan yang dilakukan partainya merupakan komitmen pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
"Apalagi di musim pandemi COVID-19, tentu PKB ingin menjumpai masyarakat melalui bantuan ini. Harapannya pandemi segera berlalu," pungkasnya.







TERKAIT
-