DPC PKB KBB Bagikan Bantuan Gus AMI Kepada Para Pejuang Agama di Kampung-kampung
BANDUNG BARAT, PKBNews - PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait imbauan beribadah di rumah berdampak pada penghasilan para pejuang agama. Baik itu guru ngaji, imam, dan khatib masjid, dan marbot di kampung-kampung. Dan nasib mereka luput dari perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) tergugah melihat kenyataan tersebut. Ia pun mengirimkan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di Indonesia untuk dibagikan kepada mereka yang terdampak Covid-19, utamanya para pejuang agama tersebut.
Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), DPC PKB membuat program `Sisir Kampung` untuk membantu guru ngaji, imam dan khotib masjid, marbot serta ajengan kampung.
"Mereka sering luput dari perhatian pemerintah hingga tidak menerima bantuan. Melalui program `Sisir Kampung` PKB membantu mereka, termasuk masyarakat kurang mampu yang memang belum sama sekali tersentuh bantuan dari pemerintah," ujar Ketua DPC PKB KBB, Asep Dedi, Sabtu (16/5/2020).
Kata Asep Dedi, berhentinya aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan di masjid karena banyak warga beribadah di rumah, sangat berdampak kepada operasional pengurus masjid. Apalagi masih banyak masjid yang mengandalkan pemasukan kas utamanya dari inflak kotak amal (kencleng).
"Sehingga menjadi tugas dan kewajiban DPC PKB KBB seperti yang diamanatkan Gus AMI untuk memperhatikan mereka," kata dia.
Berdasarkan temuan di lapangan saat melakukan program `Sisir Kampung` yang telah dilakukan di sekitar 10 kecamatan, pihaknya masih menemukan ada warga yang belum dapat bantuan. Oleh sebab itu ada lebih dari 800 sembako dari total 2.000 paket bantuan dari Gus AMI yang diserahkan Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun A Syamsurijal beberapa waktu lalu, langsung didistribusikan ke warga.
"Ada juga bantuan yang diserahkan langsung melalui program PKB Delivery Service sebanyak lebih dari 1.200 sembako, dimana masyarakat pemohon cukup mengajukan melalui akun medsos DPC PKB Bandung Barat," tuturnya.
Asep menuturkan, DPC PKB KBB sejak masa pandemi Covid-19 muncul di bulan Maret hingga kini terus bergerak. Melalui Tim Tanggap Covid-19, kader terus melakukan upaya antisipasi pencegahan, penyebaran, dan penanggulangan virus mematikan ini.
Seperti melalui imbauan di medsos hingga langsung terjun ke masyarakat, melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke area publik, masjid, sarana pendidikan, dan perkantoran. (BACA JUGA: Tukang Becak-Pemulung Semringah Dapat Bingkisan Sembako dari Komunitas MBW212)
"Kami berusaha menjaga konsistensi gerakan kami di masyarakat. Meskipun nilainya tidak seberapa, semoga bantuan yang dibagikan PKB KBB bisa bermanfaat untuk masyarakat yang saat ini tengah kesulitan di tengah pandemi Covid-19," harapnya.







TERKAIT
-