Standard Post

Lanjuti Intruksi Gus Muhaimin, DPC PKB Kolut Siapkan Alat Pencuci Tangan di Pelabuhan


PKBNews - MENINDAK lanjuti intruksi Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menyiapkan alat pencuci tangan di Pelabuhan Feri Tobaku, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolut.

"Pemasangan alat pencuci tangan ini sebagai wujud kepedulian PKB terhadap warga Kolut, sekaligus menjalankan instruksi Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar dan menindaklanjuti yang dilakukan oleh DPW PKB Sultra," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daearah (DPRD) Kolut, Ulfah Haeruddin, kemarin.

Ulfah menerangkan, Pelabuhan Feri Tobaku merupakan salah satu jalur lalu lintas antarprovinsi yang menghubungkan Kolut dan Pelabuhan Siwa Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Sehingga, mobilitas dan aktivitas manusia sangat tinggi.

"Mobilitas dan aktivitas manusia di pelabuhan sangat tinggi, sehingga potensi penyebaran virus sangat terbuka," kata dia.

Untuk itu, lanjut Ulfah, dengan adanya fasilitas pencuci tangan ini, setiap penumpang baik yang turun maupun yang naik bisa langsung membersihkan diri agar bisa terbebas dari virus Corona.

"Virus ini bisa mati jika kita menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat. Dengan cuci tangan menggunakan sabun di tempat air mengalir," tuturnya.

Di tempat sama, Ketua DPC PKB Kolut, H Abbas mengapresiasi langkah yang dilakukan kadernya dalam upaya pencegahan wabah virus Corona di Kolut.

"Saya pikir ini adalah tanggung jawab sosial kita bersama. Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi kewajiban semua pihak, termasuk partai politik," ucapnya.

Abbas menuturkan, PKB selalu memegang teguh paradigma politik yang diusung oleh Gusdur atau KH Abdurrahman Wahid.

"Yang paling utama dalam politik itu adalah kemanusiaan. Jadi, bencana kemanusiaan ini semua pihak harus terpanggil tanpa harus melihat latar belakang politiknya," katanya.

TERKAIT

    -