4 Warga PDP, DPC PKB dan PCNU Indramayu Langsung Dirikan Posko Tanggap Darurat Covid 19
PKBNews - EMPAT warga Kabupaten Indramayu masuk menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dugaan virus Corona atau Covid 19, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Indramayu dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indrmayu langsung dirikan Posko Peduli Tanggap Darurat Covid 19.
"Seluruh layanan yang ada di Posko Peduli Tanggap Darurat Covid bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat hanya dengan mendatangi posko yang berlokasi di Gedung PCNU Kabupaten Indramayu di Jalan Gatot Subroto Indramayu," kata Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu, M Solihin, kemarin.
Menurut Solihin, PKB dan PCNU juga menyediakan dua unit kendaraan mobil ambulance berserta tenaga medis yang standby di posko untuk melayani masyarakat selama 24 jam.
"Posko tersebut sengaja dihadirkan guna membantu pemerintah bersama-sama menanggulangi pandemi virus Corona," katanya.
Solihin menegaskan, perlu ada langkah kongkrit dari seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Indramayu dalam menyikapi persoalan ini.
"Jangan sampai kita menggap enteng virus yang telah menghilangkan ribuan nyawa manusia," kata dia.
Selain mendirikan Posko Peduli Tanggap Darurat Covid 19, kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu itu, PKB dan PCNU juga membagikan ribuan masker dan hand sanitizer bagi penguna jalan yang melintas di depan posko.
"Masker dan hand sanitizer dibuat oleh kalangan Nahdliyin. Pembagian ini menjadi kegiatan rutin di Posko Peduli Covid-19, kita juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara masal di seluruh Kecamatan di Kabupaten Indramayu," katanya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, Juhadi Muhammad meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang namun harus selalu waspada.
"Masyarakat harus selalu berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT agar terhindar dari wabah tersebut," tandasnya.







TERKAIT
-