Standard Post

Politisi PKB Serahkan 30 Kunci Unit Hunian Khusus kepada MBR


PKBNews -SEBANYAK 30 kunci rumah hunian khusus di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (Galus) diserahkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Penyerahan dilakukan Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), H Irmawan didampingi Satuan Kerja (Satker) Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian (SMPT) penyediaan rumah Provinsi Aceh, kemarin.

Rumah hunian khusus tersebut dibangun menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019. Sayangnya, jalan menuju ke lokasi perumahan MBR tersebut masih memprihatinkan. Warga calon penerima bantuan rumah itu pun mengharapkan perhatian pemerintah untuk pembangunan peningkatan jalan sepanjang sekitar satu kilometer dari permukiman warga.

"Bantuan rumah hunian khusus untuk MBR di Desa Badak harus segera ditempati dan dihuni setelah diserahkan kepada calon penerimanya masing-masing. Bahkan setelah ada calon penerimanya untuk 30 unit tersebut, selanjutnya akan dilakukan pemasangan listriknya oleh pihak PT PLN setelah ditentukan dan ditetapkan penerimanya," kata Irmawan.

Ia berkata, anggaran untuk pemasangan jaringan listrik sudah tersedia. Rumah yang tidak segera ditempati setelah dibangun akan cepat rusak, karenanya harus segera ditempati oleh penerimanya.

"Segera di tempati, jangan sampai ada yang tidak dihuni," kata Irmawan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Aceh itu menegaskan, dari jumlah 54 unit yang sebelumnya diusulkan dari desa tesebut, hanya 30 unit yang dapat tertampung dan disetujui oleh pemerintah. Namun untuk kekurangannya akan diupayakan dan diusulkan kembali.

Bahkan untuk menentukan dan menetapkan calon penerima rumah bantuan dari 54 kepala keluarga (kk) untuk 30 unit rumah itu, harus dilakukan dengan cara pengundian, sehingga tidak ada kesan timbul rasa pilih kasih dan tercipta rasa adil.

"Kita ingin semua dilakukan dengan baik, jangan sampai ada pertikaian," ucapnya.

Sementara itu, Penghulu Desa Badak, Sabit mengatakan, awal mula pembangunan rumah hunian untuk MBR di Desa Badak yang sebelumnya sempat dilanda banjir secara berturut-turut pada tahun lalu. Diusulkan 54 unit, tapi yang berhasil dibangun 30 unit.

"Warga berharap agar sisa atau kekurangan rumah bantuan untuk warga yang diusulkan sekitar 24 unit lagi dapat dibangun oleh pemerintah. Disamping itu perlu peningkatan pembangunan jalan menuju ke lokasi perumahan yang sudah dibangun itu," tuturnya.

TERKAIT

    -