Standard Post

PKB Yakin Jokowi Tak Bermaksud Menyalahkan SBY


PKBNews - PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bermaksud menyalahkan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya.

"PKB percaya kepemimpinan itu berkelanjutan. Saling meneruskan hal yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang. Bukan saling lempar kesalahan. Saya yakin Pak Jokowi tak bermaksud menyalahkan," kata Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Bidang Sumber Daya Mineral dan Sumber Daya Alam, Daniel Johan, kemarin.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu memastikan bahwa bukan karakter Jokowi melempar-lempar kesalahan. Dia pun meminta dilakukan evaluasi mendalam terkait kasus Jiwasraya ini.

"Yang paling penting adalah dilakukannya evaluasi secara mendalam, dan bila ada pelanggaran yang dilakukan agar segera ditindak hukum secara tegas," kata Daniel.

Daniel mendukung wacana pembentukan panitia khusus (pansus) kasus Jiwasraya. Wacana soal pansus itu pun saat ini tengah bergulir di Komisi VI DPR RI.

"Sangat penting dibuat pansus agar bisa di evaluasi secara detail. Ini masalah sangat besar kok, apalagi di tengah keprihatinan saat ini," tuturnya.

Sebelumnya, staf pribadi Presiden ke-6 Presiden SBY, Ossy Dermawan menceritakan respons SBY terkait masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). SBY merespons masalah Jiwasraya saat menerima tamu, dan tamu itu menyampaikan kasus Jiwasraya ingin ditarik ke masa lalu.

Ossy mengatakan, SBY tak mempermasalahkan jika masalah Jiwasraya ditarik ke masa malu. Jika, kata dia, pejabat saat ini enggan bertanggung jawab terkait masalah yang membelit asuransi pelat merah itu.

"Dengan tenang SBY menjawab. Kalau di negeri ini tak satu pun yang mau bertanggung jawab tentang kasus Jiwasraya, ya.. salahkan saja," katanya.

TERKAIT

    -