Pemerintah Didesak Segera Bebaskan WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf
PKBNews - PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak pemerintah segera bertindak tegas membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf .
"Saya berharap pemerintah bertindak tegas terhadap kelompok Abu Sayyaf. Kalau dibiarkan kelompok itu bakal terus menjadikan WNI sebagai sandera," ujar Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Syaiful Bahri Anshori, kemarin.
Anggota DPR RI Fraksi PKB itu menuturkan, pemerintah dalam hal ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus segera berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina untuk membebaskan WNI yang ditahan tersebut.
"Pemerintah tidak boleh kalah oleh apapun, termasuk terorisme. Saya pikir kita sepakat kalau pemerintah tidak boleh kalah dengan teroris atau penyandera dengan alasan apapun. Dan kita berharap Menhan baru ini segera bertindak dan bersikap soal penyanderaan ini," kata Syaiful Bahri.
Diketahui, ujar Syaiful, kelompok Abu Sayyaf diduga menculik tiga nelayan asal Indonesia di perairan dekat Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Mereka kemudian dibawa ke Filipina.
Kelompok tersebut meminta uang tebusan sebesar 30 juta Peso (Rp8,3 miliar) untuk pembebasan mereka.







TERKAIT
-