Standard Post

PKB Sarankan Presiden Tak Tergesa-gesa Susun Kabinet


PKBNews - WAKIL Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak tergesa-gesa menyusun formasi kabinet. Presiden diminta untuk mempertimbangkan beragam aspek, baik kapasitas maupun kapabilitas.

"Ada baiknya proses penyusunan kabinet dilakukan dengan tidak tergesa dan mempertimbangkan segala aspek baik kapasitas, kapabilitas calon pembantu presiden maupun pertimbangan politis terkait soliditas kabinet selama lima tahun bekerja," katanya, kemarin.

Huda mengingatkan bahwa ketidakseimbangan koalisi dan oposisi akan membuat pengawasan terhadap kepemimpinan Jokowi lima tahun ke depan lemah. Karena itu, diperlukan kecermatan dalam menyusun kabinet.

"Untuk menghadapi tantangan yang mucul kedepannya, Presiden Jokowi membutuhkan person-person kuat di kabinet, sehingga proses memilih mereka harus dilakukan secara seksama dan sekali lagi tidak perlu terburu-buru," tuturnya.

Pria yang juga memangku jabatan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat (Jabar) itu menyinggung soal UU Nomor 39 Tahun 2018 yang mengatur tentang batasan waktu penyusunan kabinet. Di mana, dalam aturan tersebut presiden terpilih memiliki waktu 14 hari untuk menyusun kabinet, terhitung sejak pelantikan.

"Lebih baik waktu tersebut dimanfaatkan secara seksama sehingga kabinet yang terbentuk betul-betul menjawab tantangan berat pemerintah dalam lima tahun mendatang," tandas Huda.